Berita
Kamis, 04 Pebruari 2010
Akbar Cs Anggap 100 Hari Yudhoyono Gagal
Presiden segera keluarkan instruksi khusus.
Kategori: Berita (87 kali dibaca)

Akbar Cs Anggap 100 Hari Yudhoyono Gagal

Presiden segera keluarkan instruksi khusus.

Jakarta - Sejumlah tokoh nasional dan pengamat yang hadir dalam diskusi yang digelar Megawati Institute di Jakarta kemarin menilai gagal program 100 hari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Banyak program tidak fokus, tidak menjawab masalah di masyarakat," kata mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Akbar Tandjung dalam diskusi bertajuk "Menakar 100 Hari Pemerintahan SBY-Boediono" itu.

Menurut Akbar, program yang diusung Yudhoyono sejak awal memang sulit dijalankan. "Tadinya ada 45 program, difokuskan menjadi 15. Tapi itu tetap terlalu banyak, tidak fokus," kata Akbar.

Pengamat politik Yudi Latief juga menilai Yudhoyono tidak serius menjalankan program 100 harinya. Yudhoyono bahkan ia anggap tak memiliki ukuran keberhasilan programnya. "Bahkan sejak awal dia tidak berpikir apakah pemerintahannya itu berhasil atau tidak," kata Yudi.

Adapun ekonom Hendri Saparini mengatakan, 100 hari pertama pemerintahan Yudhoyono seharusnya ditandai terobosan konkret. Semua program mestinya memberi arah dan fondasi bagi kegiatan pemerintah lima tahun ke depan.

"Tapi semua itu tak terjadi," kata Hendri.

Hendri mencontohkan, untuk menghadapi China-ASEAN Free Trade Agreement (CAFTA) saja, pemerintah Yudhoyono tidak melakukan langkah konkret. "Negosiasi ulang dilakukan setengah hati," ujar dia.

Direktur Eksekutif Megawati Institute Arif Budimanta berseloroh, satu-satunya capaian positif pemerintah hanyalah penambahan utang luar negeri. "Dalam seratus hari pertama, SBY menambah utang sekitar Rp 15 triliun." Artinya, kata Arif, tiap hari utang Indonesia bertambah Rp 150 miliar.

Presiden Yudhoyono kemarin mengatakan dalam dua pekan akan mengeluarkan instruksi presiden untuk mengatasi sejumlah persoalan pembangunan. Instruksi itu, menurut Presiden, dibuat berdasarkan hasil evaluasi atas program kerja 100 hari di setiap kementerian dan hasil rapat kerja dengan para gubernur.

"Telah ditemukan solusi permasalahan pembangunan," kata Presiden dalam acara penutupan rapat dua hari bersama para gubernur di Istana Cipanas, Jawa Barat. Namun, Yudhoyono tidak menjelaskan solusi seperti apa saja yang ia maksudkan.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Yudhoyono pun membantah bila 100 hari pertamanya disebut gagal. Presiden berjanji segera mengumumkan hal-hal yang telah dicapai pemerintahan periode keduanya ini. BUNGA MANGGIASIH | CORNILA DESYANA | Dwi Ryanto Agustiar

http://korantempo.com/korantempo/koran/2010/02/04/Nasional/krn.20100204.189958.id.html

(Admin)
 
Sumber: korantempo
Rating: Not Rated!
 
Komentar Terkini (0 komentar)
Belum ada komentar