Persepsi pelaku bisnis tentang korupsi di Indonesia masih sangat mengkhawatirkan; kenaikan angka indeks jangan membuat pemerintah jadi berpuas diri

Continue Reading

Dalam usaha memerangi korupsi, dibutuhkan suatu strategi nasional yang didukung oleh data dan informasi yang cukup dapat diandalkan, sehingga penerapan langkah-langkah pencegahan ataupun penindakan dapat diambil secara terukur dan tepat sasaran. Survei pengukuran korupsi seperti yang dilaksanakan Transparency International (TI) Indonesia adalah salah satu cara untuk mendapatkan referensi data tersebut.

Continue Reading

Kinerja pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh pemerintah selama setahun ini cukup membuahkan hasil, demikian Todung Mulya Lubis, Ketua Dewan Pengurus Transparency International Indonesia menyatakan di Jakarta. Hasil Corruption Percepsion Indeks (CPI) atau Indeks Persepsi Korupsi (IPK) tahun 2008 yang diluncurkan secara global oleh Huguette Labelle, Chairperson Transparency International pada hari ini menunjukan kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Continue Reading

Hasil Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 2007 yang diluncurkan hari ini oleh Transparency International-- koalisi global untuk melawan korupsi, menunjukan bahwa Indonesia berada diurutan ke 143 dengan nilai 2,3. Skor Indonesia mengalami penurunan sebesar 0,1 dibandingkan IPK tahun 2006 (2,4). Dengan nilai IPK tersebut, negara kita masuk daftar negara yang dipersepsikan terkorup di dunia bersama dengan 71 negara yang skornya di bawah 3.

Continue Reading