Artikel
Jumat, 15 Desember 2006
Pakta Integritas selamatkan 30% uang negara
Kategori: Jurnalisme (688 kali dibaca)
Pakta Integritas selamatkan 30% uang negara
Bisnis Indonesia : 15 Desember 2006


PADANG: Transparansi Internasional Indonesia (TII) mencatat penerapan Pakta Integritas di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatra Barat, mampu menyelamatkan uang belanja negara hingga 30% dari total belanja negara yang dikorupsi.

Sekretaris Jendral TII Rizal Malik menyebutkan sejak Pakta Integritas ditandatangani bersama pada 2003 lalu, uang negara yang terselamatkan mencapai 30% dari total anggaran belanja daerah tersebut.

"Survei kami menyimpulkan penghematan sebesar itu terjadi akibat efektifnya birokrasi yang telah berjalan di kabupaten tersebut sejak Pakta Integritas ditandatangani," katanya di sela-sela diskusi dan peluncuran buku Mencegah Korupsi Dalam Pengadaan Barang dan Jasa, kemarin.

Dia tidak menyinggung nilai rupiahnya, namun penghematan tersebut memperlihatkan Pakta Integritas telah mengurangi kejahatan korupsi sangat signifikan, sehingga kegiatan pembangunan bisa diperlebar.

Menurut dia, pelaku suap sejak Pakta Integritas menurun drastis, kalangan pengusaha merasa enggan melakukan suap, pemerintah juga takut sementara masyarakat dan LSM menjadi watch dog yang efektif mendorong menurunnya perilaku suap.

TII juga mencatat sektor bisnis yang paling rawan terhadap praktik suap a.l. sektor pekerjaan umum/konstruksi sebesar 46% disusul senjata dan pertahanan 38%, migas 21%, keuangan 15%, dan perumahan 11%.

Gubernur Sumatra Barat Gamawan Fauzi mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan TII untuk menerapkan Pakta Integritas di tingkat provinsi dalam kerangka memberantas praktik korupsi pada pengadaan barang dan jasa.

Kerja ini cukup efektif dalam mendorong terjadinya praktik pengadaan barang dan jasa yang terbuka dan bebas dari perilaku korupsi. "Kerja sama dengan TII segera kami follow up," ujarnya.

Rizal Malik menambahkan selain Provinsi Sumbar, sejumlah daerah dan beberapa partai politik juga sudah ikut menandatangani Pakta Integritas bersama TII, tapi mereka kesulitan dalam mengimplementasikannya.

Dia menambahkan meskipun banyak daerah yang menandatangani Pakta Integritas, yang daerah efektif melaksanakan kesepakatan tersebut baru Kabupaten Solok, sedangkan daerah-daerah lainnya masih setengah hati. (k13)








(demo)
 
Rating: Not Rated!
 
Komentar Terkini (0 komentar)
Belum ada komentar